Kronologi Dugaan Positif Kokain Cristian Volpato
Pemain depan Timnas Australia (Socceroos), Cristian Volpato, dikabarkan memberikan hasil positif awal untuk kokain setelah menjalani tes narkoba pinggir jalan. Insiden ini terjadi saat ia kedapatan melaju dengan kecepatan hampir 50 km/jam di atas batas maksimal di Sydney.

Bintang muda yang bersinar di Piala Dunia 2026 itu kini kembali menjadi sorotan. Menurut laporan, Volpato mengendarai BMW Coupe dengan kecepatan 109 km/jam di kawasan Anzac Bridge yang seharusnya hanya 60 km/jam. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 01.10 dini hari Jumat waktu setempat.
Prosedur Tes dan Sanksi Sementara
Saat polisi menghentikannya, Volpato langsung menjalani tes narkoba di tempat. Hasilnya mengindikasikan adanya kokain dalam tubuhnya. Sebagai langkah lanjutan, sampel cairan mulut kedua diambil untuk dianalisis lebih mendalam. Kepolisian New South Wales (NSW) mengonfirmasi bahwa penyelidikan masih berlangsung.
Akibat pelanggaran ini, pemain berusia 22 tahun itu menerima surat tilang untuk kecepatan berlebih. Lisensi mengemudi internasionalnya pun ditangguhkan selama enam bulan, yang berarti ia tidak boleh mengemudi di NSW. Namun, hingga saat ini belum ada tuntutan pidana yang diajukan terhadapnya.
Menariknya, polisi juga menyebut bahwa Volpato sempat diberhentikan dua jam sebelumnya, sekitar pukul 23.05 Kamis malam, di jembatan yang sama. Saat itu ia diuji alkohol di napas dan hasilnya negatif. Namun ia tetap mendapat tilang karena melaju lebih dari 20 km/jam di atas batas kecepatan.
Karier dan Masa Depan Volpato Bersama Socceroos
Cristian Volpato saat ini bermain untuk klub Italia, Sassuolo. Sebelum membela Australia, ia pernah memperkuat tim junior Italia level U-19 dan U-20. Keputusannya untuk berganti kewarganegaraan sepak bola terjadi tepat menjelang Piala Dunia 2026.
Dalam turnamen tersebut, Volpato tampil dalam tiga pertandingan bersama Socceroos. Ia menjadi ancaman serangan yang membantu tim lolos dari fase grup sebagai runner-up, sebelum akhirnya tersingkir oleh Mesir di babak 32 besar. Volpato dikenal sebagai salah satu talenta masa depan Australia setelah mencetak tujuh gol dalam tiga musim bersama Sassuolo.
Lahir dan besar di Sydney, Volpato mengawali karier juniornya di klub-klub lokal seperti Sydney United 58, Sydney FC, dan Western Sydney Wanderers. Ia kemudian pindah ke luar negeri untuk bergabung dengan akademi AS Roma sebelum akhirnya pindah ke Sassuolo.
Dampak Potensial dari Kasus Ini
Kasus dugaan positif kokain ini tentu menjadi perhatian serius. Federasi Sepak Bola Australia (Football Australia) telah dimintai keterangan, tetapi hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi. Jika hasil tes kedua mengonfirmasi temuan awal, Volpato bisa menghadapi sanksi dari klub maupun federasi, baik di dalam maupun luar lapangan.
Bagi penggemar sepak bola Australia, ini menjadi pukulan karena Volpato dianggap sebagai pilar penting untuk masa depan Socceroos. Namun, proses hukum masih berjalan dan asas praduga tak bersalah tetap berlaku.
Kesimpulannya, insiden ini masih dalam tahap penyelidikan kepolisian. Publik menunggu hasil tes lebih lanjut dan langkah apa yang akan diambil oleh Football Australia serta klub Sassuolo. Yang jelas, nama Cristian Volpato positif kokain dalam tes pinggir jalan telah menimbulkan tanda tanya besar terhadap kariernya.
