Target De Zerbi: Bawa Tottenham ke Puncak Premier League

Written by

in

,

Roberto De Zerbi, manajer Tottenham Hotspur, menegaskan bahwa target utama De Zerbi di Tottenham adalah membawa klub London Utara itu ke puncak klasemen Premier League. Ambisi ini ia sampaikan secara terbuka menjelang laga perdana Spurs pada musim 2026-27. De Zerbi percaya musim ini hanyalah titik awal dari perjalanan panjang membangun tim yang kompetitif.

Target De Zerbi

De Zerbi resmi menangani Tottenham pada akhir Maret lalu, tepat di tengah situasi kritis ketika Spurs terancam degradasi. Ia berhasil mengamankan posisi tim di kasta tertinggi lewat kemenangan atas Everton di pekan pamungkas musim 2025-26. Kini, pelatih asal Italia itu bersiap menghadapi musim penuh pertamanya dengan visi besar yang ia yakini sejalan dengan sejarah klub.

Target Besar De Zerbi di Tottenham: Puncak Premier League

Dalam wawancara dengan TNT Sports, De Zerbi mengungkapkan tujuan utamanya menangani Tottenham tanpa ragu: membawa klub ke puncak Premier League. Ia menyadari bahwa merebut trofi di liga sekelas Premier League bukan perkara sederhana. Meski demikian, De Zerbi menilai status Tottenham sebagai klub besar mengharuskan mereka hadir di momen yang tepat untuk memperebutkan gelar.

De Zerbi juga menekankan pentingnya sikap rendah hati dan disiplin menjalankan rencana. “Menurut saya dalam sepak bola, Anda harus rendah hati dan tetap fokus pada rencana Anda,” ujarnya. “Rencana dan proyek kami tidak hanya terfokus pada musim ini. Ini musim pertama; di musim pertama Anda perlu membangun fondasi untuk menciptakan sesuatu di masa depan.”

Baginya, sejarah klub menjadi alasan kuat mengapa target tersebut layak diperjuangkan. “Tentu saja sangat sulit untuk memenangkan trofi, tetapi kami adalah Tottenham. Kami harus tiba di momen yang tepat untuk berjuang dan bersaing memenangkan trofi karena sejarah klub ini,” tambahnya. Pernyataan ini sekaligus menjawab keraguan sejumlah pihak yang mempertanyakan kapasitasnya membawa Spurs bersaing di papan atas.

Perjalanan Awal De Zerbi: Dari Misi Penyelamatan ke Era Baru

De Zerbi mengambil alih kursi manajer Tottenham pada akhir Maret 2026, ketika tim berada dalam tekanan besar di zona degradasi. Dalam tujuh laga yang ia tangani, pelatih asal Italia itu mencatatkan tiga kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan. Hasil tersebut terbilang cukup untuk mengamankan status Spurs di Premier League, meski belum sepenuhnya mencerminkan gaya permainan yang ia inginkan.

Momen paling krusial terjadi di laga terakhir musim, ketika Tottenham berhasil mengalahkan Everton. Kemenangan itu memastikan Spurs bertahan di kasta tertinggi dan memberi De Zerbi ruang untuk membangun tim sejak awal. Kini, dengan persiapan pramusim yang lebih panjang, ia memiliki kesempatan untuk menerapkan filosofinya secara utuh.

Laga pembuka melawan Brentford di Gtech Community Stadium pada Sabtu ini akan menjadi ujian pertama. Hasil pertandingan ini akan menunjukkan apakah fondasi yang dibangun De Zerbi sudah berjalan sesuai arah. Lebih dari itu, laga ini menjadi pembuktian awal apakah target puncak klasemen Premier League yang ia canangkan benar-benar realistis.

Brentford Siap Tempur Usai Pesta Gol 7-0 ke Gawang Frankfurt

Brentford menutup rangkaian pramusim mereka dengan hasil yang luar biasa, menghancurkan Eintracht Frankfurt dengan skor telak 7-0. Kevin Schade dan Igor Thiago sama-sama mencetak dua gol dalam laga tersebut. Adapun rekrutan termahal klub, Mamadou Sangare, Keane Lewis-Potter, dan Dango Ouattara, turut menyumbangkan satu gol masing-masing.

Schade mengaku puas dengan performa lini serang Brentford menjelang laga kontra Tottenham. “Ini kemenangan yang sangat bagus, kami siap menghadapi pekan depan,” ujar pemain depan itu. “Kami juga mencatatkan clean sheet dan tampil sangat tajam secara ofensif. Saya, Dango, dan Igor, kami bertiga mencetak gol. Saya sangat bahagia.”

Kemenangan telak ini tentu menjadi sinyal bahaya bagi Tottenham. Brentford tidak hanya tajam di lini depan, tetapi juga tampil solid di lini belakang. Jika mereka mampu mempertahankan performa ini di laga resmi, Spurs dipastikan akan menghadapi ujian berat di kandang lawan.

Dua Pemain Kunci yang Wajib Dipantau

Igor Thiago, Mesin Gol Efisien Brentford

Igor Thiago layak menjadi perhatian utama lini belakang Tottenham pada laga nanti. Musim lalu, penyerang asal Brasil itu mencatatkan tingkat konversi tembakan terbaik di Premier League di antara pemain yang melepaskan minimal 25 tembakan, yakni 26,2 persen (22 gol dari 84 tembakan). Efisiensi setinggi ini jarang dimiliki penyerang lain di liga.

Bahkan jika dibandingkan dengan pencetak 15 gol atau lebih di lima liga top Eropa pada musim 2025-26, Thiago tetap berada di jajaran teratas. Hanya Harry Kane (30,3 persen) dan Joaquin Panichelli (27,1 persen) yang memiliki konversi tembakan lebih baik darinya. Artinya, setiap peluang yang didapat Thiago memiliki potensi besar menjadi gol, dan Spurs wajib memberi pengawalan ketat sejak menit pertama.

Sandro Tonali, Motor Baru Lini Tengah Tottenham

Di kubu Tottenham, Sandro Tonali menjadi rekrutan anyar yang dinanti kontribusinya. Musim lalu, gelandang tim nasional Italia ini memenangkan penguasaan bola sebanyak 147 kali secara keseluruhan, jumlah terbanyak dibandingkan pemain Tottenham atau Newcastle United mana pun. Ia juga unggul dalam memenangkan penguasaan bola di sepertiga tengah lapangan dengan 87 kali.

Tonali juga mencatatkan rata-rata 16,8 umpan ke depan dan 3,3 umpan progresif per 90 menit, lebih banyak dari gelandang Tottenham mana pun di Premier League musim lalu. Kombinasi kemampuan merebut bola dan membangun serangan ini menjadikannya sosok penting dalam skema De Zerbi. Ia menjadi jembatan yang menghubungkan lini belakang dengan lini depan Spurs.

Prediksi Laga Brentford vs Tottenham: Imbang?

Berdasarkan catatan statistik, laga pembuka ini diprediksi berakhir imbang. Sejak awal Maret hingga akhir musim 2025-26, Brentford hanya memenangkan satu dari sepuluh laga Premier League dengan catatan satu kemenangan, tujuh imbang, dan dua kekalahan. Hanya Burnley yang mencatatkan hasil lebih buruk dengan nol kemenangan di periode yang sama.

Satu-satunya kemenangan Brentford di periode tersebut diraih di kandang melawan West Ham. Selain itu, Brentford tercatat tidak pernah kalah dalam derby London di kandang musim lalu, dengan satu kemenangan dan lima hasil imbang. Namun, mereka hanya memenangkan satu dari sepuluh pertemuan Premier League melawan Tottenham, menjadikan Spurs salah satu lawan terberat bersama Arsenal.

Tottenham sendiri memiliki rekor impresif saat bertandang ke Gtech Community Stadium. Bersama Chelsea, Spurs menjadi satu-satunya tim yang tidak pernah kalah di markas Brentford tersebut dalam lebih dari satu kunjungan. Meski begitu, empat dari lima lawatan Spurs ke sana berakhir imbang, dengan satu-satunya kemenangan terjadi pada Februari 2025 lewat skor 2-0.

Catatan lain yang perlu disorot adalah kebiasaan Spurs tertinggal lebih dulu. Musim lalu, Tottenham menghabiskan 36,4 persen dari total waktu bermain mereka dalam posisi kalah, hanya lebih baik dari Burnley (46,5 persen) dan Wolves (44,6 persen). Spurs juga menjadi satu dari dua tim yang tidak pernah meraih kemenangan setelah tertinggal lebih dulu sepanjang musim 2025-26, bersama Wolves.

Probabilitas Kemenangan Menurut Opta

Berdasarkan perhitungan Opta, penyedia data dan analisis sepak bola terkemuka, Brentford memiliki peluang menang sebesar 40,9 persen. Tottenham berada di angka 34,2 persen, sementara hasil imbang dipatok pada probabilitas 24,9 persen. Angka-angka ini menunjukkan pertandingan yang diprediksi ketat dan bisa berakhir dengan selisih tipis.

Meski probabilitas sedikit lebih berpihak ke Brentford, peluang Tottenham untuk pulang membawa poin tetap terbuka lebar. Rekor pertemuan yang mendominasi Spurs menjadi faktor psikologis yang tidak bisa diabaikan. Selain itu, kualitas pemain anyar seperti Tonali bisa menjadi pembeda di laga pembuka ini.

Laga Brentford versus Tottenham pada Sabtu ini akan menjadi panggung pertama bagi De Zerbi untuk membuktikan bahwa proyek jangka panjangnya berjalan sesuai rencana. Bagi Brentford, ini adalah kesempatan emas untuk memutus tren buruk melawan Spurs. Apa pun hasilnya, awal musim selalu menyimpan kejutan, dan ambisi De Zerbi membawa Tottenham ke puncak Premier League akan mulai diuji di sini.