Lionel Messi resmi pensiun dari timnas Argentina. Kabar tersebut ia umumkan pada Senin lalu melalui unggahan Instagram. Ia memutuskan mengakhiri karier internasionalnya setelah Argentina kalah dari Spanyol di partai final Piala Dunia 2026.
Rekan setim Messi di Inter Miami, Rodrigo De Paul, langsung memberikan penghormatan dengan menyebutnya “abadi”. De Paul bukan sekadar kolega di level klub, melainkan salah satu sahabat terdekat Messi di skuad Argentina. Kedekatan keduanya membuat pesan penghormatan dari De Paul menjadi sorotan di berbagai media.
Resmi: Messi Pensiun dari Timnas Argentina

Messi mengumumkan bahwa dirinya sudah tidak memiliki apa pun untuk diberikan lagi kepada timnas. Pernyataan tersebut ia sampaikan menyusul kekalahan Argentina dari Spanyol di laga puncak Piala Dunia 2026. Ini menjadi penutup perjalanan panjang yang penuh suka dan duka.
Total, Messi mengoleksi 207 penampilan dan 125 gol bersama Argentina. Ia juga tercatat tiga kali tampil di final Piala Dunia, dengan satu gelar juara yang diraih pada 2022. Piala Dunia 2026 menjadi panggung terakhirnya membela La Albiceleste.
Bukan Kali Pertama Messi Pensiun
Keputusan ini sebenarnya bukan yang pertama bagi Messi. Pada 2016, ia sempat mengumumkan pensiun setelah Argentina kembali gagal di final Copa America dua edisi beruntun. Momen itu sempat membuat penggemar sepak bola dunia terkejut dan sedih.
Namun, Messi kemudian membatalkan keputusannya tersebut. Ia kembali memperkuat Argentina dan akhirnya mempersembahkan dua gelar kontinental serta satu Piala Dunia. Puncaknya tentu datang di Qatar 2022, saat ia mengangkat trofi yang selama ini paling ia impikan.
Perjalanan ini menunjukkan bahwa pensiun 2016 hanyalah titik balik dalam kariernya. Alih-alih berakhir, karier internasional Messi justru menanjak ke level terbaiknya. Kini, sebagai legenda hidup, ia memilih menutup babak tersebut untuk selamanya.
Rekor yang Ditinggalkan Messi di Panggung Internasional
Selama membela Argentina, Messi menorehkan berbagai rekor yang sangat sulit ditandingi. Catatan-catatannya tersebar di berbagai ajang, mulai dari Piala Dunia hingga Copa America. Berikut tiga rekor utamanya:
Tiga Rekor Terbaik Messi
- Kontribusi gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan 33 kontribusi, terdiri dari 21 gol dan 12 assist.
- Pencetak gol terbanyak kedua dalam sejarah Piala Dunia dengan 21 gol, hanya kalah dari Kylian Mbappe yang mengoleksi 22 gol.
- Kontribusi gol terbanyak dalam sejarah Copa America, yaitu 14 gol dan 18 assist dari 39 pertandingan.
Deretan rekor ini membuktikan bahwa Messi bukan sekadar pencetak gol ulung. Ia juga merupakan playmaker yang mampu menciptakan peluang bagi rekan-rekannya. Kombinasi dua kemampuan inilah yang membuatnya begitu istimewa di mata dunia.
Tribute De Paul: “Kau Abadi, Leo”
De Paul merupakan salah satu pemain yang paling merasakan kehilangan atas keputusan Messi. Melalui Instagram Story, gelandang berusia 32 tahun itu menulis pesan panjang yang penuh rasa hormat. Ia menyoroti kecintaan Messi terhadap negaranya serta perjuangan melawan dirinya sendiri agar tidak pernah menyerah.
“Ketulusan cintamu pada negara kami, perjuangan yang kau lalui melawan dirimu sendiri agar tak pernah menyerah, kekuatan yang kau tunjukkan di setiap ketidakadilan, kepemimpinanmu, dan yang terpenting, kemanusiaanmu pada setiap pemain yang datang ke timnas dan membuat mereka langsung merasa betah,” tulis De Paul dalam unggahannya. “Perhatianmu, sikapmu, dan detail-detail kecil yang kau berikan kepada setiap orang di tim ini… tidak ada kata yang mampu menggambarkannya.” Pesan ini langsung menyentuh hati banyak penggemar yang membacanya.
De Paul juga mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Messi. “Terima kasih, Leo. Kaulah yang terhebat dalam sejarah,” tulisnya. Ia menegaskan bahwa Messi telah memberikan kebahagiaan yang tak terhitung kepada rakyat Argentina.
Kalimat penutup De Paul pun menjadi sorotan utama pesan tersebut. “Kau abadi. Selamanya,” pungkasnya. Ungkapan itu seakan mewakili perasaan seluruh penggemar yang kehilangan sosok Messi di timnas.
Bagaimana Masa Depan De Paul di Timnas Argentina?
Hingga saat ini, De Paul belum mengonfirmasi apakah ia akan mengikuti jejak Messi pensiun dari timnas. Namun, masa depannya bersama Argentina memang berada dalam ketidakpastian. Gelandang berusia 32 tahun itu tercatat telah mengoleksi 94 penampilan dan 2 gol untuk timnas senior.
Ketidakpastian ini wajar mengingat Argentina akan memulai era baru tanpa Messi. De Paul sendiri masih memiliki banyak pengalaman yang bisa ia sumbangkan untuk generasi berikutnya. Keputusan pensiun atau bertahan sepenuhnya berada di tangannya.
Pensiunnya Messi dari timnas Argentina menandai berakhirnya salah satu era terbesar dalam sejarah sepak bola. Rekor demi rekor telah ia ukir, dan kenangan manis seperti gelar Piala Dunia 2022 akan selalu dikenang. Tribute dari De Paul menjadi pengingat bahwa Messi bukan hanya pemain hebat, tetapi juga manusia yang dicintai banyak orang.
Kini, Argentina harus memulai babak baru tanpa sang kapten legendaris. Meski begitu, warisan Messi akan terus hidup dalam setiap generasi pemain yang mengenakan seragam timnas. Seperti kata De Paul, Messi memang “abadi” di hati para penggemar sepak bola.
