Pengalaman Mendayung di Sungai Hudson
Tiga legenda sepak bola Inggris, Wayne Rooney, Micah Richards, dan Joe Hart, telah menuntaskan tantangan unik: mendayung perahu di Sungai Hudson, New York. Aksi ini merupakan realisasi dari janji Rooney yang mengatakan akan “mendayung Sungai Mersey” jika Norwegia lolos ke perempat final Piala Dunia. Setelah Norwegia berhasil, striker Manchester City, Erling Haaland, menggoda Rooney di media sosial dengan ucapan “Saya tidak sabar menunggumu, Wayney boy.”

Bagaimana rasanya? Menurut Rooney, pengalaman itu lebih santai dari yang ia bayangkan. “Begitu kami menemukan ritme yang pas, semuanya berjalan baik. Tapi saat ritme hilang, Micah hampir menghancurkan punggung saya,” katanya sambil tertawa. Richards menambahkan bahwa meski tidak akan mengulanginya, ia tetap menikmati momen kebersamaan itu. Hart pun memuji komitmen Rooney yang menepati janjinya. “Ini merangkum seluruh pengalaman kami selama Piala Dunia—tidak ada yang benar-benar nyaman, tapi semua menjalaninya dengan tawa.”
Chemistry yang Terbangun di Studio Analisis Piala Dunia BBC
Ketiganya pertama kali bekerja bersama sebagai tim analis pada pertandingan kedua Inggris di Piala Dunia, saat imbang tanpa gol melawan Ghana pada 23 Juni. Sejak saat itu, chemistry mereka langsung terlihat. Hart menjelaskan, “Kami semua profesional, tapi kami juga sudah saling kenal sejak lama. Itu membuat kami menjadi diri sendiri dan merasa nyaman. Presenter seperti Gabby Logan, Kelly Cates, dan Mark Chapman juga berperan besar dalam menggali potensi terbaik kami.”
Rooney menambahkan bahwa kerja sama mereka mirip saat bermain di lapangan. “Kami saling memahami kapan harus bergantian bicara, hanya dengan kontak mata. Ini kimia yang sangat baik.” Richards pun memuji dedikasi Rooney dan Hart yang baru pertama kali menjadi analis tetap di turnamen sebesar ini. “Mereka tampil sensasional. Apalagi saat kami berada di Salford dan melihat studio mewah ITV di New York, kami harus bekerja lebih keras untuk menjaga penonton tetap terlibat.”
Kejujuran dalam Memberikan Opini
Salah satu kekuatan trio ini adalah kejujuran mereka. Hart merasa mudah bersikap jujur karena “tidak ada yang benar-benar benar” dalam analisis. Ia selalu membela para pemain dengan menjelaskan konteks di balik performa buruk, seperti tekanan lawan atau situasi pertandingan. Richards setuju, dan menekankan bahwa mereka membawa semangat ruang ganti ke studio. “Kami ingin relatable. Kejujuran kami di udara sama seperti di luar udara.”
Rooney pun menegaskan bahwa kritik harus konstruktif. “Setelah kekalahan Inggris dari Argentina, saya bilang Thomas Tuchel membuat kesalahan dengan bermain defensif. Kalau saya memuji pemain yang tampil buruk, penonton tidak akan percaya lagi pada kata-kata kami.”
Kritik untuk Thomas Tuchel: Haruskah Ia Dipertahankan?
Menjelang pertandingan perebutan medali perunggu melawan Prancis, ketiganya turut berdiskusi soal masa depan pelatih Thomas Tuchel. Hart mengaku ingin mendengar evaluasi Tuchel sendiri, karena ia merasa pelatih mungkin terbawa suasana saat melawan Argentina. “Inggris semimbang dengan tim terbaik dunia, lalu semuanya menjauh. Tuchel mungkin memilih kembali ke taktik yang membawa mereka lolos dari Meksiko.”
Richards mengatakan bahwa meskipun ia setuju langkah Tuchel terlalu negatif, Argentina memang tim yang lebih baik pada malam itu. Rooney lebih tegas: “Dengan 15-20 menit tersisa, kami bisa menang. Tuchel membuat kesalahan besar dengan menyerahkan penguasaan bola. Tapi siapa yang akan menggantikannya? Pep Guardiola pun belum tentu cocok. Tuchel akan belajar dari kesalahan, jadi saya akan mempertahankannya.”
Kesimpulan: Tawa, Kritik, dan Dedikasi di Balik Layar
Dari mendayung di Hudson hingga diskusi panas soal taktik, Rooney, Hart, dan Richards telah membuktikan bahwa analisis Piala Dunia BBC tidak hanya informatif, tetapi juga menghibur. Kedekatan pribadi mereka selama puluhan tahun menjadi fondasi chemistry yang sulit ditiru. Dengan satu pertandingan tersisa—final Piala Dunia yang akan mereka komentari langsung dari BBC One dan iPlayer—penonton bisa menantikan lebih banyak momen jujur dan segar dari trio ini.
